Jumat, 20 Juni 2014

BAYANG





Setiap langkah ku ada dia
Mengikuti di belakang punggungnya
Gelap dan tak terlihat
Kasat mata

Terdiam kala banyak yang membicarakannya
Seakan tak seorang pun memandang kearah ku
Sibuk mengagumi pesonanya
Sibuk meminta senyumannya

Akulah sang tak terlihat
Saat dia berada di dekat ku

Akulah sang gelap
Dibalik wajah cerah nya

Akulah sang kasat mata
Ada namun seakan tak ada

Akulah sang bayang
Sesuatu yang tak dianggap ada

menunggu

Hari terhitung minggu
Minggu pun menjadi bulan
Pagi ku mengingat mu
Malam ku mengenangmu

Tetap saja semua sama
Sejak kau pergi
Ku masih saja menanti mu
Hingga kau kembali
Dan takkan tinggalkan ku lagi
Entah kapan

Menunggu mu masih
Setia tetap ku janji
Hingga ku dapat kau kembali
Bersama jalani hari..


Bayang, sebuah puisi oleh Kahlil Gibran